Dan Al-Quran pun Mengadu

Dan Al Qur’an pun mengadu
Pernahkah kita membayangkan itu?
Pernahkah kita memikirkan bahwa suatu ketika Al Qur’an akan mengadu.
Mengadu tentang keengganan kita untuk sejenak meliriknya
Keterburu-buruan kita ketika membacanya

Mengadu tentang bacaan yang tidak sesuai dengan aturannya
Mengadu tentang kita yang tak pernah meresapi makna-makna indah yang ia tebarkan sejak ta’awuz dilafazkan
Mengadu tentang kita yang lalai, lalai dan terus saja lalai untuk sedikit mencoba memaknai isinya
Mengadu akan sikap kita yang sering mencari tandingannya

Bukankah aku adalah kitab yang sudah terjamin?
Bukankah Rabb kita telah menitipkanku padamu?
Hingga tiba waktu kita mengucapkan selamat tinggal padanya
Pada mutiara indah bernama Al Qur’an

Kitab (Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa. (QS. Al Baqarah: 2)

Hukum Bacaan “Al” Syamsiyah dan Qamariyah

Alangkah bahagianya menjadi umat Islam yang mampu membaca Al  Quran dengan baik dan benar. Dapat membaca dengan benar tentu harus mengerti dan memahami ilmunya. Adapun ilmu yang mmpelajari tentang hal itu dinamakan dengan ilmu tajwid. Di dalam ilmu tajwid diatur mengenai cara membaca panjang pendeknya huruf, membaca jelas atau berdengungnya suatu lafaz dan sebagainya.

Ilmu tajwid adalah suatu ilmu yang dipergunakan untuk mengetahui makhraj, hukum bacaan dan sifat-sifatnya. Pada bagian ini akan dibahas mengenai salah satu ilmu tajwid, yakni mengenai hukum bacaan Al Syamsiyah dan Al Qamariyah.

Pengertian Al Syamsiah dan Al Qamariyah

1.      Al Syamsiyah

Al Syamsiyah disebut juga Idgham Syamsiyah. Dikatakan Idgham Syamsiyah karena suara Alif lam di idghamkan ke dalam huruf Syamsiyah yang ada dihadapannya, sehingga suara alif lam menjadi lebur karena dimasukkan dengan huruf Syamsiyah tersebut. Adapun huruf syamsiyah jumlahnya ada empat belas, yaitu :

ت ث د ذ ر ز س ش ص ض ط ظ ل ن

Contoh :

َالتَّكَاثُرُ     اَ لثُّلُثُ    اَلدّ َهْرُ   اَلذِّ ْكُر

اَلرَّ حْمنُ     اَلسَّمَاءِ   اَلنَّعِيْمِ   اَلشَّيْطنُ

2.      Al Qamariyah

Al qamariyah disebut juga Izhar Qomariyah. Al Qamariyah harus dibaca jelas dan terang. Alif  Lam yang dirangkaikan dengan salah satu huruf Qamariyah maka Alif Lam harus dibaca jelas. Adapun huruf Qamariyah jumlahnya ada empat belas, yaitu :

ب ج ح خ ع غ  ف ق ك م و غ ه ء ي   ا

Contoh :

اَلْاَحَدُ    اَلْحَمْدُ    اَلمَقَابِرُ     اَلْيَقِيْنِ     اَلهُدَى

اَلجَحِيْمِ  اَلقَارِعَةَ    اَلْفُرْقَانَ   اَلْغَفُوْرُ    اَلْكُفْرَ

Perbedaan Al Syamsiyah dan Al Qamariyah

1.  Al Syamsiyah

Penulisan Al Syamsiyah menggunakan tanda tasydid (ﹽ) pada huruf Syamsiyah yang berada di depan Alif Lam.

Contoh :

اَلذِّكْرُ     اَلتَّكَاثُرُ     اَلثُّلُثُ

2.  Al Qamariyah

Penulisan Al Qamariyah memakai tanda sukun ( ) pada huruf  lam

Contoh :

اَلْاَحَد    اَلْحَمْدُ      اَلقَارِعَةَ